search
New Ribbon
Slide 0
Slide 7

Al-Utsmaniyah Tours

Slide 2
Slide 4
Slide 5

Bersiap Untuk Thawaf

Slide 3
"UNTUK PROGRAM TERBARU HUBUNGI 021-87916038 email: bpw@al-utsmaniyah-tours.com"

Rabu, 16 Maret 2011 - 07:13:35 WIB
Tempat-Tempat Mustajab di Masjidil Haram
Diposting oleh : Tedi Sobandi
Kategori: - Dibaca: 6084 kali

Sebagai masjid yang pertama kali dibangun di dunia, Masjidil Haram memiliki sejumlah keistimewaan. Di antaranya adalah dilipatgandakannya pahala salat di tempat ini, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW.

Selain itu di dalam kompleks Masjidil Haram terdapat sejumlah tempat yang istimewa untuk memanjatkan doa. Berbagai riwayat menyebutkan doa seorang hamba akan dikabulkan bila dipanjatkan di tempat-tempat tersebut, yaitu:

1. Multazam

Multazam adalah tempat di antara Pintu Kakbah dan Rukun Hajar Aswad. Secara harfiah Multazam bermakna tempat yang amat diperlukan. Tempat inilah yang dinyatakan oleh Rasulullah SAW sebagai tempat yang paling mustajabah untuk berdoa:

Rasulullah SAW bersabda,”Multazam adalah tempat doa yang mustajab (terkabul), tidak seorang pun hamba Allah yang berdoa di tempat ini tanpa terkabul doanya.”

Rasulullah sendiri kalau sampai di tempat ini langsung memanjatkan doa. Dalam Kitab Akhbar Makkah, diterangkan ketika Nabi Adam selesai melakukan tawaf, langsung dia salat dua rakaat di depan pintu Kakbah, kemudian berdiri di Multazam dan berdoa.

Saat bermunajat di depan Multazam ini, jarang orang tidak meneteskan air mata di sini, terharu karena kebesaran Ilahi.


2. Hijir Ismail

Hijir Ismail adalah bangunan terbuka, berbentuk setengah lingkaran berada di sebelah sisi barat Kakbah. Disebut Hijir Ismail karena merupakan tempat berteduh Nabi Ismail dan Siti Hajar.

Diriwayatkan ketika Siti Aisyah minta izin kepada Rasulullah untuk masuk ke Kakbah dan salat, maka Nabi SAW membawa Aisyah ke Hijir Ismail lalu berkata,”Salatlah kamu di sini kalau ingin salat di Kakbah, karena ini termasuk sebagian dari Kakbah.” (HR Turmidzi).

Dalam buku Sejarah Kota Makkah disebutkan bahwa panjang Kakbah adalah tiga meter ke arah Hijir Ismail. Dikarenakan adanya pemugaran oleh kaum Quraisy maka Kakbah menjadi lebih kecil seperti bangunan sekarang. Panjang Hijir Ismail sekira tujuh meter dari tembok Kakbah sampai lengkung setengah lingkaran.


3. Maqam Ibrahim

Maqam Ibrahim adalah batu yang dipergunakan Nabi Ibrahim untuk berpijakan ketika membangun Kakbah. Pada batu ini terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim AS. Disunahkan salat sunah dua rakaat setelah selesai tawaf di belakang Maqam Ibrahim ini. Tempat ini juga merupakan salah satu tempat mustajabah untuk berdoa.

Kendati demikian, secara umum keseluruhan tempat di Masjidil Haram adalah mustajabah untuk berdoa. Bila doa dipanjatkan dengan sungguh-sungguh dan tidak bermaksiat, Insya Allah akan dikabulkan.

Perlu juga diketahui bahwa ada doa yang dikabulkan Allah secara langsung, ada doa yang akan dikabulkan ketika di akhirat nanti, serta ada pula doa yang diganti dengan kebaikan atau rejeki yang lain. Tentu harus difahami bahwa Allah swt mengetahui apa sebenarnya yang terbaik bagi hamba-Nya. Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya jika itu memang mendatangkan kemaslahatan dan bukan sekedar apa yang diinginkan oleh hamba-Nya

Bagi seorang hamba kita hanya wajib menyakini bahwa doa kita akan dikabulkan-Nya. Karena Allah sudah berjanji dalam Alquran,”Ud'uuni astajib lakum.” “Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan.”

Selain tiga tempat di Masjidil Haram di atas, juga terdapat tempat lain di Makkah yang mustajabah untuk berdoa. Yaitu di bukit Safa dan Marwah, di Telaga Zam-Zam, di bawah Mizab (talang emas), di Padang Arafah, di Muzdalifah, Jabal Rahmah, dan di Mina.

DI tanah suci Mekah dan Madinah, terdapat tempat-tempat mustajab (makanul mustajab) untuk memanjatkan doa atau memohon segala sesuatu kepada Allah SWT. Tempat itu adalah Hajar Aswad, Multazam, Maqam Ibrahim, Hijir Ismail, sumur Zamzam (di sekitar Kabah), Shafa, dan Marwah (areal Sa’i). Selain itu, juga Jabal Rahmah, Arafah, Mudzalifah, Mina beserta ketiga Jumrah (pada musim haji dan umrah) serta Raudlah di Masjid Nabawi Madinah.

Keberadaan makanul mustajab itu, melengkapi waktu-waktu mustajab (sa’atu mustajab) untuk berdoa di mana saja, seperti pada waktu sepertiga malam, antara azan dan iqamat, setelah salat fardu, ketika berpuasa, dalam perjalanan, dan sebagainya.Orang yang berdoa pada waktu yang tepat, apalagi di tempat yang tepat, kemungkinan besar akan mustajab. Makbul. Mendapat perkenan Allah SWT. Apalagi Allah SWT memerintahkan orang-orang untuk berdoa kepada-Nya dan niscaya mendapat pengabulan. Ud’uni astajiblakum.

Jika, ternyata doa sudah dilakukan pada waktu yang tepat, dan tepat yang tepat pula, tapi belum dikabulkan saja, mungkin ada sesuatu kendala pada diri para pendoa. Jadi, tak perlu menyalahkan waktu dan tempat, melainkan harus mengoreksi diri.

Seorang ulama sufi termashur, Ibrahim bin Adham (wafat 782 M), menunjukkan kendala-kendala yang menghalangi keterkabulan doa pada diri setiap orang yang mencakup 10 (sepuluh) macam.

1.Araftullaha wa lam tu’iddu haqqahu. Mengaku mengenal Allah, tapi tidak memenuhi hak-hak-Nya (beribadah kepada-Nya).

2.Qara’tumul Quran wa lam ta’maulu bihi. Suka membaca Alquran, tapi tak pernah mengamalkan isinya.

3.Id’aitum hubbu Rasulillahi wa taraktu sunnatuhu. Mengaku cinta kepada Rasulullah, tapi tak pernah menjalankan sunnah-sunnahnya.

4. Id’aitum udwanasy syaitani wa ata’tumuhu. Mengaku memusuhi syaitan tapi taat kepadanya.

5.Id’aitumunnajaha minannari wa ramaitum anfusakum ilaiha. Mengaku membenci neraka, tapi menjerumuskan diri ke dalamnya.

6.Id’aitum dukhulal jannata wa lam ta’maluhu. Mengaku ingin masuk surga, tapi tak pernah melakukan perbuatan yang membawa ke arah itu.

7.Qultum annal mauta haqqun wa lam tasta’iddullahu. Mengakui bahwa maut itu haq, tapi tak pernah bersiap menghadapinya.

8.Istaghaltum bi uyubi uyubi ikhawani wa la tarauna uyuba anfusikum. Sibuk memperhatikan aib orang lain, mengabaikan aib diri sendiri.

9.Akaltum ni’mataRabbikum wa lam tasykurullahu. Terus-menerus memakan nikmat Allah tapi tak pernah mensyukurinya.

10. Adafantum mautakum wa lam ta’tabiru bihim. Sering menyaksikan penguburan mayat, tapi tak pernah mengambil contoh darinya.

Itulah sepuluh kendala penghambat doa yang dikemukakan Ibrahim bin Adham, berdasarkan pengalamannya sebagai salah seorang manusia yang doanya selalu makbul. Tapi Ibrahim bin Adham pernah juga ditolak doanya, akibat sebuah kesalahan kecil di luar kesepuluh kendala tersebut.

Syekh Syihabudin al Qalyubi, penulis kitab “Al Nawadir” mengisahkan. Ibrahim bin Adham selesai beribadah di Masjidil Haram, ke luar membeli satu kilogram kurma untuk bekal di perjalanan ke Masjidil Aqsa.

Pedagang kurma yang dituju Ibrahim sudah berusia tua. Tangannya sudah gemetar ketika menimbang dan membungkus kurma. Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak dekat bungkusan kurma yang sudah dibelinya, maka diambillah kurma itu dan dimakannya. Lalu pergi. Sesampai ke Masjidil Aqsa, Ibrahim langsung menuju Kubah Sakhra akan beribadat di situ.

Dua malaikat yang ada di dekat bekas kiblat umat Islam itu, terdengar bercakap-cakap. “Itu Ibrahim bin Adham yang doanya makbul,” kata Malaikat yang satu.”Memang Ibrahim bin Adham. Tapi doanya tidak lagi makbul,” jawab Malaikat satu lagi.

“Mengapa ?” “Ia telah memakan sebutir kurma tanpa hak, sehingga bernilai kotor dan haram. Itulah penghalang kemakbulan doanya.

Ibrahim bin Adham terkejut luar biasa. Ia segera membatalkan niatnya beribadat di masjid tersuci ketiga itu. Ia teringat akan sebutir kurma yang ia makan di tempat pedagang kurma tua dekat Masjidil Haram. Ternyata kurma milik orang lain, yang belum masuk ke dalam kurma yang dikilonya.Segera ia berangkat lagi ke Mekah dengan tujuan untuk meminta penghalalan sebutir kurma tadi. Tiga bulan di perjalanan. Datang ke Mekah, pedagang kurma tua sudah meninggal.

Mudah-mudahan kita, para jamaah haji, mampu mengatasi sepuluh kendala plus menjauhi makanan haram walau senilai sebutir kurma, agar doa kita terkabul.

Ref ibrahim-wahyus.blogspot.com dan m4h4d3w1.wordpress.com



4 Komentar :

Lowongan Kerja 2014
27 Desember 2013 - 11:09:55 WIB

Terima kasih atas informasinya

carikerja.co | http://www.carikerja.co | sepatuonline.org | http://www.sepatuonline.org
jualjaketkulit.org | http://www.jualjaketkulit.org
Sandal Fitflop http://goo.gl/0emvT
jaxaza.com Kunjungi http://www.jaxaza.com
http://goo.gl/f94jwO
http://goo.gl/l4oY7l | http://goo.gl/skjyqS
| http://goo.gl/jN6Mf0 http://goo.gl/51ztw3 | http://goo.gl/uFc8Oj | http://goo.gl/kWPTI1 | http://goo.gl/GVVd0T | http://goo.gl/FOcTcj | http://goo.gl/RsgMma | http://goo.gl/0FAHBU | http://goo.gl/MuCuyY | http://goo.gl/51yjKd | http://goo.gl/WZ3ZNl | http://goo.gl/0W8yv0 | http://goo.gl/qUEYac | http://goo.gl/AHSOMD | http://goo.gl/DQ2L7N | http://goo.gl/lXOqjl | http://goo.gl/8zY3WU | http://goo.gl/M2kpH8 |
http://goo.gl/KcWoXm |
http://goo.gl/quDV0 | http://goo.gl/KThH7G |
http://goo.gl/VYLHhJ |
http://goo.gl/RnxW8v |
http://goo.gl/DK27AD

kata motivasi hidup
18 Februari 2014 - 16:54:03 WIB

trims..
http://cinta009.blogspot.com/

Lowongan Kerja
13 Mei 2014 - 13:17:01 WIB

terimakasih telah share artikel bagus, jangan lupa untuk kunjungi web kami
Lowongan Kerja Bidan 2014
16 Juni 2014 - 13:55:00 WIB

Terima kasih atas informasinya http://goo.gl/juwppY | http://goo.gl/0tEthO | http://goo.gl/QV3bAc | http://goo.gl/APFKn5 | http://goo.gl/8QeQg9
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


Komplek Ruko Graha Cibinong No. C-6,
Jl. Raya Jakarta - Bogor Km. 43 Cibinong
Kab. Bogor 16917
Phone: (+62-21) 879 16038

 

Juli, 2014
MSSR KJS
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829 3031  

474571

Pengunjung hari ini : 709
Total Pengunjung : 474571

Pengunjung Online: 3


GALLERY FOTO
DOWNLOAD
   
CUSTOMER SERVICES
Arief Munandar
LINKS
Majelis Al-Utsmaniyah (MU)
Statistik User
Facebook Groups Utsmaniyah
  Copyright © 2010. Al-Utsmaniyah Tours. All Rights Reserved
  Home | About Utsmaniyah | Program Haji | Program Umroh | Forum | Hubungi Kami